Minggu, 21 Juni 2015

Bolehkah menikahi wanita non-muslim?

Ada sebagian berpendapat bahwa boleh menikahi wanita non-muslim berdasarkan ayat di Al-maidah : 5

"Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu"

Dalam konteks ayat diatas, tidak semua ahlul kitab adalah musyrik. Karena sebelum kerasulan Nabi Muhammad banyak umat yg berpegang teguh dengan ketauhidan dan berpedoman dengan Taurat dan Injil, karena konon umat Yahudi dan Nasrani juga terpecah dalam beberapa golongan. Ada yang bertauhid dan ada yang berfaham kesyirikan.

Tapi sekarang kita lihat ayat di Al-baqoroh : 221

"Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu.... dst"

Dan muncul perbedaan pendapat, bahwa dikatakan musyrik itu cuma terbatas kepada musyrikin mekkah yang tidak mengenal kitab sebelum Al-qur'an.

Untuk klarifikasi tentang status "musyrik" untuk pernikahan itu mari kita lihat hadits shahih riwayat Bukhari #4877 berikut ini dari Ibnu Umar.


"Sesungguhnya Allah telah mengharamkan wanita-wanita musyrik dari mu'minin. Dan aku tidak mengetahui adanya kesyirikan yang lebih besar daripada wanita yang mengatakan bahwa rabbnya adalah Isa. Padahal ia hanyalah hamba dari hamba-hamba Allah".



Selasa, 26 Mei 2015

Berapa lama Allah menganjurkan ibu memberi ASI ?

<Al-baqoroh : 233> "Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.... dst"

Ayat diatas Allah, Sang pencipta manusia dan alam semesta menganjurkan para ibu menyusui anak-anaknya selama 2 (dua) tahun penuh. yaitu kalau ingin susuannya dianggap sempurna. Dan perlu diketahui 2 tahun dalam al-quran dan hadits adalah hitungan tahun Hijriyah, bukan Masehi, karena jumlah harinya kurang dari kalender Masehi yang 365 hari dalam setahun.
Karena sebelum islam, masyarakat arab terbiasa dengan kalender dengan hitungan peredaran bulan (qomariyah) dan bukan peredaran matahari (syamsiah) seperti masehi.

Kalau tidak sampai dua tahun maka tentunya sedikit/banyak akan berpengaruh kepada perkembangan mental dan kekuatan ikatan batin atau biologis antara ibu dan anak.

Bayi modern yang sebenarnya justru kemunduran. Krn zaman dulu bayi manusia minum susu manusia. Tapi sekarang bayi manusia minum susu hewan

Sabtu, 23 Mei 2015

Apakah kisah walisongo bisa dipercaya sepenuhnya?



Sering kita mendengar cerita-cerita dari orang tua kita bahwa wali sembilan (walisongo) berdakwah dengan gamelan, wayang, dll yang sebenarnya sumber otentiknya tidak ada. Karena musik itu dilarang dalam  islam

Mainstream di indonesia ini kisah para ulama kuno sering dibumbui dongeng-dongeng turun temurun dari generasi ke generasi, mulut ke mulut, yg akhirnya banyak melenceng dari aslinya. Bahkan nasab/keturunannya simpang-siur, ada yang bilang keturunan Jawa, ada yang bilang keturunan Arab, bahkan ada yang bilang keturunan Cina.

Contoh yg beredar di masyarakat adalah sunan kalijaga yg katanya sering bertapa dipinggir kali
Memang sejak kapan dalam islam ada bertapa ? apalagi sampai tidak sholat, apakah ada muslim yang lebih hebat dari nabi hingga bisa meninggalkan sholat?

Juga tidak lepas dari dongeng-dongeng kesaktian para wali yang tidak jelas sumber kisahnya, yang justru lebih menggambarkan walisongo sebagai dukun sakti ketimbang sebagai ulama yang menyebarkan risalah tauhid.

semoga kita dilindungi dari keburukan kisah palsu yang bisa mengurangi nilai aqidah kita

wallaahu a'lam bisshowaab

Kamis, 21 Mei 2015

Wanita pelacur masuk surga dgn memberi minum anjing?


Kita sering mendengar kisah seorang wanita penzina yg masuk surga karena memberi minum seekor anjing yg kehausan.
Tapi ada hadits shahih Bukhari #5550 dari abu hurairah yg ceritanya serupa tapi yg ini adalah LELAKI dan tidak tertera penzina...
kisahnya sama, anjing yang menjilati tanah karena kehausan, sedangkan lelaki tsb juga kehausan
lalu orang tsb mengambil air menggunakan sepatunya untuk menciduk air lalu memberi minum anjing tsb
Lalu Allah membalasnya dan mengampuni dosa-dosanya
wallaahu a'lam yg mana paling benar

Sabtu, 16 Mei 2015

Benarkah nabi haji cuma sekali?

Setelah nabi saw hijrah dan bermukim di Madinah, beliau menunaikan haji cuma sekali seperti  hadits berikut ini
Hadits diatas shahih Muslim dari zaid bin arqom
Setelah hijrah, beliau pergi haji hanya sekali (haji wada')

begitu juga hadits hasan shahih imam Tirmidzi dibawah ini, dari Anas bisa Malik bahwa rasulullah saw melaksanakan haji sekali

dalil diatas selain memang kesibukan nabi berdakwah juga memberi contoh bagi kita bahwa tidak perlu haji berulang-ulang yang mana harta tsb bisa alokasikan untuk ibadah/sedekah. Apalagi sistem zaman ini yang menggunakan sistem kuota, penulis yakin bahwa jika Rasulullah sekarang masih hidup, beliau akan mencegah orang yang sudah haji untuk berhaji kembali karena seperti mengambil hak antri bagi muslim lain yang menunggu giliran berangkat. Terutama bagi yang keuangannya lebih kuat bisa membayar lebih untuk haji kembali dan "menyerobot" hak haji orang lain atas nama "haji plus".

wallaahu a'lam bisshowaab

Rabu, 13 Mei 2015

Rasulullah menggunakan cincin ber batu akik ?

<Shahih Bukhari>
dari Anas bin malik ra rasulullah memakai cincin perak selama satu hari, lalu orang-orang pun ikut membuat cincin perak dan memakainya.
Lalu rasulullah membuang cincin tsb dan orang-orang pun membuang cincin yang mereka pakai.

<Shahih Muslim>
Anas bin malik juga meriwayatkan bahwa cincin nabi terbuat dari perak dan bermata ‪‎batu dari habasyi

Dan yang perlu diketahui adalah nabi menggunakan cincin tsb sekedar perhiasan tangan semata. Tidak ada maksud tujuan lain yang mengandung khurafat dan tahayyul


Larangan mencabut uban pakai emas dan sutra

<Shahih Imam Bukhari> dari Al bara' bin azib, bahwa Rasulullah saw memerintahkan kami
1. menjenguk orang sakit
2. mengantar jenazah
3. menjawab orang bersin
4. memenuhi sumpah
5. menolong orang terdzalimi
6. menebar salam
7. memenuhi undangan
dan nabi melarang (nabi berkata dengan al bara yg seorang laki2)
1. memakai cincin emas
2. memakai bejana perak
3. mencabut uban
4. memakai al qasiyyah (bahan campuran sutra)
5. memakai istibraq (bahan lapis sutra)
6. memakai dibaj (sejenis pakaian dari sutra)

 ==========================================

Lihat juga tiga dosa besar menurut firman Allah dan sabda nabi

Perkembangan awal agama Kristen tidak lepas dari dinamika politik, sosial, dan kebudayaan Kekaisaran Romawi.

  Transformasi iman Kristiani dari sebuah gerakan kecil di wilayah Yudea hingga menjadi agama resmi kekaisaran melibatkan interaksi mendalam...