Minggu, 19 April 2015

Bulan Rajab, Muharrom, Dzulqa'dah, Dzulhijjah adalah bulan haram

<hadits shahih bukhari> "Sesungguhnya zaman telah berjalan sebagaimana perjalanan awalnya ketika Allah menciptakan langit dan bumi, yang mana satu tahun itu ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram, tiga bulan yang letaknya berurutan, yaitu Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab Mudhar yang berada diantara Jumadil akhir dan Sya'ban."


 <Attaubah:36>  "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu,

Apakah bulan haram itu?

Sebelum masa keislaman, penduduk Mekkah sudah terbiasa menggunakan peredaran bulan sebagai landasan kalendar mereka, yang disebut kalendar Qomariyah. Dan mereka sudah membaginya 12 bulan juga dalam setahun.  Lalu di masa ke khalifahan Umar bin khattab mulai ditetapkan kalender islam yang dihitung awal tahunnya dari masa hijrah Rasulullah di bulan Rabiul awwal (bukan 1 Muharram). Jadi tahun hijrahnya nabi di bulan Rabiul awwal tsb ditetapkan sebagai tahun pertama perhitungan kalendar islam (Hijriyah). Penamaaan bulan-bulan mulai Muharram sampai Dzulhijjah memang sudah dipakai oleh masyarakat arab sebelum penetapan kalendar hijriyah.

Keempat bulan haram memang sudah dimuliakan oleh masyarakat arab sebelum keislaman, karena merupakan syariat dari Allah sejak zaman nabi Ibrahim dalam kitab-kitab sebelum Al qur'an.. Dan mereka biasanya menyembelih kurban, puasa, dan menghindari peperangan di empat bulan tsb. Setelah kerasulan Muhammad sebagian syariat tsb masih ada yang Allah pertahankan dan ada yang ditiadakan. Salah satu yang ditiadakan adalah menyembeli kurban di bulan Rajab yang disebut "Atiroh".
Perlu diketahui, penduduk Mekkah meski disebut masa jahiliyah sebelum keislaman, mereka sudah mengenal beberapa syariat Allah dari kitab-kitab para nabi. Dalam sirah nabawiyah juga disebutkan mereka juga sudah umrah dan haji, karena syariat tsb sudah ada sejak zaman nabi Ibrahim. Namun sudah bercampur dengan tradisi-tradisi bid'ah dan syirik. Salah satu kesyirikannya adalah mulai banyak gambar dan patung orang sholeh yang mereka pajang di area masjidil haram, yang dianggap bisa memberkahi. Dalam sebuah riwayat nabi menghancurkan gambar nabi Ibrahim dan Maryam di masa penguasaan Mekkah,


صحيح البخاري ٣١٠٢: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو أَنَّ بُكَيْرًا حَدَّثَهُ عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَيْتَ فَوَجَدَ فِيهِ صُورَةَ إِبْرَاهِيمَ وَصُورَةَ مَرْيَمَ فَقَالَ أَمَا لَهُمْ فَقَدْ سَمِعُوا أَنَّ الْمَلَائِكَةَ لَا تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ هَذَا إِبْرَاهِيمُ مُصَوَّرٌ فَمَا لَهُ يَسْتَقْسِمُ


Apa keistimewaan bulan-bulan haram?

Dalam bulan-bulan haram sangat dianjurkan agar lebih menjaga diri dari maksiyat, karena segala perbuatan dosa dalam bulan tsb akan dihitung lebih besar dari perbuatan dosa di bulan lainnya.
Juga sebaliknya, jika kita berbuat kebaikan maka akan dihitung pahala balasannya lebih besar dari bulan lain

Bulan haram adalah bulan suci tidak bedanya dengan tanah haram (tanah "suci") seperti Mekkah
kalau kita berbuat dosa di tanah haram, maka dosanya akan dihitung lebih besar dari perbuatan di tempat lain. Dan jika kita beribadah di tanah tsb (masjidil haram) akan dihitung pahalanya berlipat-lipat dibanding masjid lain.

Semoga bermamfaat
Haadzaa wallaahu a'lam






Sabtu, 18 April 2015

Kenapa Saudi di identikkan dengan istilah wahabi?

Sekedar menjelaskan bahwa kerajaan arab saudi tidak ada hubungan dengan rasulullah dan keturunannya
Kerajaan arab saudi didirikan oleh Muhammad ibn Saud (keturunan dari suku Bani Hanifah), ayahnya bernama Saud ibn Muhammad ibn Muqrin.
Muhammad ibn saud pendiri kerajaan arab sekitar tahun 1700an setelah berhasil mempersatukan berbagai kabilah di tanah arab.

Saat itu beliau memberikan perlindungan kepada Muhammad bin Abdul wahhab dalam misinya yang sejalan yaitu mengembalikan islam kepada kemurniannya. Karena saat itu Ibn Abdul wahab merasa terancam karena dakwahnya yang menyerang arus. Saat itu tanah Arab dipenuhi dengan khurafat, tahayyul, kesyirikan, bid'ah dan beberapa pelanggaran syariat seperti mulai maraknya musik-musik, tari-tarian, dll

Untuk kawasan Mekkah dan Madinah sudah mereka kuasai dan syariat berhasil ditegakkan
Oleh sebab itu hingga sekarang makam para sahabat termasuk makam rasulullah saw diawasi oleh lasykar syariat mencegah terjadinya aktivitas yang bisa merusak aqidah.... hingga sekarang.
Dari hal diatas gerakan para pemurni syariat islam dengan mudahnya dijuluki "Wahabi" sebagai nisbat kepada muhammad ibnu abdul wahab meski mereka sendiri tidak pernah menamakan kelompok mereka dengan nama tsb. Nama tsb hasil pemberian nama oleh syi'ah, kubu utsmaniyah turki dan sejarawan barat dengan sebutan 'wahabi movement', fundamentalist atau  disebut islam orthodox

Bagaimana akhirnya arab saudi bisa mulai dekat dengan amerika?

Pada awalnya, arab saudi sangat anti dengan amerika dan sekutunya
Namun bermula di tahun 1915, (jauh setelah wafatnya syekh ibn abd wahab di thn 1792M) Abdul azis, keturunan dari Ibn saud menandatangani kerjasama dalam industri minyak dengan inggris yang kemudian berlanjut kerjasama dengan amerika di tahun 1944 yang disebut Saudi Aramco (Saudi Arabian Oil Company), dan mulailah kerajaan arab saudi mendulang penghasilan yang luar biasa dari hubungan industri tsb. Pihak amerika menawarkan keamanan (bantuan militer dan jaminan keamanan) bagi arab saudi asalkan mau menjual minyaknya dengan harga murah. Meski awalnya para ulama penasehat raja menyarankan raja Abdul Azis agar tidak menjalin kerjasama tsb.

Dan ketika perang dunia II raja arab berusaha netral, tetapi karena sudah terlanjur dekat dengan sekutu dalam memerangi invasi jerman, jepang dan italia, maka mau tidak mau akhirnya ikut andil dalam kebijakan politik sekutu.
Oleh karena itu hingga sekarang, Kerajaan arab saudi terlihat dekat dengan amerika, yang awalnya cuma muamalah dalam ekonomi, akhirnya ikut terlibat dalam dukungan politik ke amerika.
Kita doakan semoga "The Saudi Royal Family" (Para keturunan ibnu saud) tidak melupakan misi awal dalam menegakkan syariat islam yang tidak hanya sebatas kehidupan masyarakat, tapi juga tegaknya syariat dalam bernegara. Amin


Isu Fitnah wahabi

Beredar rumor bahwa syekh Muhammad bin abdul wahab dan Muhammad bin saud bisa mendirikan kerajaan saudi melalui bantuan Inggris dan penyebab runtuhnya khilafah Utsmaniyah.
Sedangkan kalau kita tilik sejarah mustahil bisa disimpulkan bahwa khilafah utsmaniyah runtuh akibat invasi yang dituduhkan kepada mereka berdua. Karena Syekh ibn abdul wahab wafat thn 1792M sedangkan keruntuhan khilafah Utsmaniyah berangsur dimulai awal 1900M dan bubar total thn 1922M. Dan keruntuhan Utsmaniyah disebabkan pemberontakan dalam internal mereka dan melemahnya ekonomi dan politik mereka yang diakibatkan dari Perang Krimea. yaitu perang antara kekaisaran Rusia melawan sekutu yang terdiri dari Perancis, Britania Raya, Kerajaan Sardinia, melawan Kesultanan Utsmaniyah dari thn 1853 hingga 1856.

Perang berlanjut lagi di thn 1877–1878 dan terjadi pula pergolakan politik lainnya hingga mulai dibentuk parlemen utsmaniyah yang menjadi pemicu pembubaran kesultanan Utsmaniyah.

Ada pula yang memaksakan teori konspirasi antara Muhammad ibn Saud dan Muhammad bin abdul wahab dengan menampilkan foto kebersamaan Ibn Saud dengan Sir Percy Cox


Muhammad bin Saud yang sezaman dengan Muhammad bin abd wahab (wafat 1765M). Sedangkan  Percy Cox baru dilahirkan tahun 1864M. Tentunya menggugurkan kesimpulan foto diatas, tidak mungkin Percy Cox berfoto dengan yang telah wafat. Faktanya adalah foto diatas adalah foto Percy Cox bersama Abdulaziz ibn Abdul Rahman ibn Faisal ibn Turki ibn Abdullah ibn Muhammad Al Saud, generasi ketiga dinasti kerajaan Saudi. Dan jauh setelah wafatnya Ibn Saud pendiri kerajaan Saudi.

Pefcy Cox dilahirkan thn 1864

Foto palsu tentang riwayat syekh Muhammad bin abdul wahhab


Pada thn 1700an masehi yakni masa kehidupan syekh Muhammad ibn abdul wahab (wafat 1792 M) belum ada teknologi photography. Karena teknologi tsb baru ada sekitar thn 1840an. Jadi foto2 yang menggambarkan sosok syekh ibn abd wahab beredar di internet adalah dusta. Buktinya orang2 yang hidup sezaman dengan beliau (1700an masehi) tidak tersedia fotonya, melainkan cuma lukisan, seperti George Washington (presiden pertama amerika, meninggal 1799M), James Watt  (penemu mesin uap meninggal 1819 M), Napoleon Bonaparte (meninggal 1821 M), bahkan raja kesultanan Utsmaniyah yang sezaman seperti raja Mustafa III (wafat thn 1774M) dan raja Abdülhamid I (wafat 1789M) tidak terdapat foto mereka, yang ada cuma lukisan2 mereka. Jadi bagi yang memahami sejarah akan mudah melihat kebohongan tentang foto tsb
Apalagi gosip yang menampilkan seorang ulama mufti Mekkah yang konon katanya disembelih oleh kelompok syekh ibn abd wahab. Sangat mengada-ngada dengan menampilkan foto yang hampir berwarna yang dibuat sekitar awal thn 1900an

Ada juga foto yang beredar dibawah ini dianggap foto Syekh Muhammad bin abdil wahhab bersama mata-mata inggris (Hempher).

Raja Faisal bin Husein yang dianggap Muhammad bin abdil wahhab

Foto diatas adalah di tahun 1916 (di tahun 1700an belum ada foto) yaitu raja Suriah dan Iraq dan juga grand syarif kota Mekkah bernama Faisal I bin Hussein bin Ali al-Hashemi. Disampingnya adalah T. E. Lawrence (dikenal Lawrence of Arabia) sebagai partner militer dan negara islam lainnya (Jordan dan Mesir) untuk menentang kekuasaan dinasty Utsmaniyah di masa perang dunia I yang disebut 'Revolusi Arab'. Saat itu Utsmaniyah dipimpin oleh Jamal Pasha yang dijuluki the Bloodthirsty - si haus darah. Dan kemudian dipimpin oleh Kemal Ataturk menjelang keruntuhan dinasty Utsmaniyah.

Di masa revolusi Arab - PD I, Abdul Aziz asSaud yang saat itu sebagai sultan sebuah wilayah tidak ambil peranan dalam memerangi Utsmaniyah. Namun setelah beberapa tahun akhirnya Kerajaan Hijaz beliau ambil alih dari raja Faisal bin Husein dan menjadi awal berdirinya kerajaan Saudi.

Kembali ke Muhammad bin abdil wahhab
Untuk menilai apakah aqidah Muhammad bin abdul wahab sesat atau tidak silahkan dibaca kitab karya beliau 'Kitaabut tauhiid' yang sudah diterjemah ke bahasa Indonesia. KLIK DISINI

Nama lengkap beliau adalah Muhammad bin Abdul Wahhab AtTamimi محمد بن عبد الوهاب التميمى karena beliau termasuk keturunan Bani Tamim, yaitu sebuah suku yang masih saudara suku Rasulullah dari garis keturunan Nabi Ismail. Seperti tertera dalam hadits shahih Bukhari berikut ini

صحيح البخاري ٤٠١٨: حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
لَا أَزَالُ أُحِبُّ بَنِي تَمِيمٍ بَعْدَ ثَلَاثٍ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُهَا فِيهِمْ هُمْ أَشَدُّ أُمَّتِي عَلَى الدَّجَّالِ وَكَانَتْ فِيهِمْ سَبِيَّةٌ عِنْدَ عَائِشَةَ فَقَالَ أَعْتِقِيهَا فَإِنَّهَا مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ وَجَاءَتْ صَدَقَاتُهُمْ فَقَالَ هَذِهِ صَدَقَاتُ قَوْمٍ أَوْ قَوْمِي

Shahih Bukhari 4018: dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dia berkata; Saya akan senantiasa mencintai Bani Tamim, karena tiga hal yang pernah saya mendengar dari Rasulullah tentang mereka: Pertama, saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Mereka (Bani Tamim) adalah umatku yang paling gigih melawan Dajjal.' Kedua, ada seorang tawanan perempuan dari Bani Tamim di rumah Aisyah. Kemudian Rasulullah bersabda: 'Hai Aisyah, bebaskanlah ia! Karena ia adalah keturunan Ismail.' Ketiga, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda ketika ada zakat dari Bani Tamim: 'Ini adalah zakat kaum kami.'





Jumat, 17 April 2015

Nabi mengharamkan tato, juga mentato hewan

<Hadits Shahih Bukhari>
Rasulullah melarang uang hasil jual beli darah, anjing, memeras budak wanita, dan melarang orang yang membuat tato atau minta dibuatkan tato, dan pemakan riba dan yang meminjamkan riba serta melaknat pembuat patung

<Hadits Shahih Muslim>
Pernah seekor keledai lewat dihadapan rasulullah saw yang mukanya ditato
maka beliau bersabda, "Allah melaknat orang yang mentatonya"




Kamis, 16 April 2015

Penjelasan nabi tentang bersin dan menguap

Allah menyukai atau membenci sebagian perbuatan manusia, meski semua perbuatan manusia adalah ketetapan Allah. Oleh karena itu Allah menjelaskan kepada manusia mana perbuatan baik dan mana yang buruk


<Hadits shahih Bukhari> Allah menyukai orang bersin dan membenci orang menguap
Rasulullah saw bersabda, "Jika kalian bersin lalu memuji Allah (Alhamdulillah) maka kewajiban setiap muslim yang mendengarnya untuk mengucap "semoga Allah merahmatimu" (Yarhamukalloh)
sedangkan menguap berasal dari syaiton, apabila kalian menguap, tahanlah semampunya"
dalam riwayat lain rasulullah bersabda, "tahanlah semampumu atau tutuplah dengan tangan"

Dalam riwayat lain tentang menguap kalau sampai berbunyi  "hoaahh" maka syetan tertawa senang dengannya. Haditsnya dibawah ini

Pada riwayat lain hadits shahih Muslim rasulullah bersabda, "jika kalian menguap saat sholat maka tahanlah semampumu karena sesungguhnya syaitan telah masuk"

Sesungguhnya perintah mendo'akan orang bersin sudah ada sebelum masa nabi Muhammad saw yg sudah disyariatkan kepada nabi-nabi sebelumnya. Oleh karena hingga sekarang bagi masyarakat non muslim keturunan yahudi seperti Amerika, ketika mendengar seseorang bersin, sepontan mereka berkata "God bless you" atau disingkat "bless you"

Tapi dari Abu hurairah berkata, Rasulullah pernah bersabda, bahwa dianjurkan mendoakan orang bersin (mengucap "yarhamukallah" - Semoga Allah merahmatimu) kalau dia mengucapkan alhamdulillah saja. Kalau tidak mengucap alhamdulillah tidak usah didoakan (tidak usah mengucap yarhamukallah). Seperti tercantum pada hadits shahih Muslim dibawah ini



Nabi melarang mengkhususkan sholat malam di malam Jum'at saja

Hadits dari Musnah Ahmad
Rasulullah saw pernah bersabda kepada Abu darda, "Hai abu darda, janganlah kamu khususkan sholat malam di malam Jum'at saja, sedangkan malam lain tidak
Dan jangan pula mengkhususkan puasa di hari Jum'at saja sedangkan di hari lain tidak

Firman Allah dan Sabda nabi tentang musik

Segala yang Allah haramkan pasti ada faedah atau mamfaat, dan sering disepelekan
tidak bedanya pembuatan dan memajang gambar atau patung makhluk hidup, atau memelihara anjing yang secara logika, "kenapa tidak boleh memeliharan makhluk ciptaan Allah?"(Hukum memelihara anjing ada di halaman lain). Secara garis besar, perintah/larangan Allah banyak yang tidak masuk akal, tapi Allah adalah Sang Maha tau segala rahasia di alam semesta ini.

Begitu juga dengan musik, karena musik memberi efek buruk kepada jiwa, yang meskipun menurut teori barat bisa menenangkan pikiran dsb. Dan ketahuilah, setiap yang diharamkan, Allah menyertai sesuatu yang menarik bagi manusia sebagai cobaannya, dan musik memang menarik.
Para hafidzul qur'an (penghafal qur'an) jika sering mendengar musik secara otomatis akan banyak lupa dengan ayat-ayat yg telah dihafalnya, dan ini sudah sunnatullah... seperti juga pernyataan Ibnu Qayyim (rahimahullah) menyatakan alqur'an dan nyanyi-nyanyian tidak akan bisa menyatu dalam satu hati. Maksudnya adalah, siapapun yang menyukai musik dipastikan akan jauh dari alquran, begitupun sebaliknya.

Bisa dipastikan siapapun yang berkecimpung di dunia musik, atau hampir tiap saat telinganya dijejali musik, pasti dia akan sulit menjauhi maksiyat. Meskipun seorang penyanyi lagu rohani, insya Allah akan sulit menjadi muslim yg kaffah, dia akan sulit membersihkan diri total dari maksiyat. Seperti akan sulit menjaga pandangan, pendengaran, atau apapun yang dilarang Allah
Karena musik itu ibarat narkoba atau pornografi, nikmat di awal, tapi lama kelamaan bisa menjadi candu dan merusak jiwa.  Oleh sebab itu rasul dan para sahabat sering menutup telinga mereka ketika mendengar irama gendang atau suling sebagaimana tercantum pada hadits dibawah.

Lalu bagaimana dengan lagu rohani islam?
Ada yang berdalih (terutama selebritis muslim yang punya kepentingan dari industri musik atau "ulama" yang takut kehilangan pengikut karena sudah biasa melakukan turun-temurun) bahwa dakwah melalui musik itu tidak apa-apa. Padahal kalau mau bernalar, di zaman rasulullah, para kafir mekkah sangat menyukai bersya'ir dan musik, kalau memang dihalalkan tentu nabi dan para sahabat sudah berdakwah melalui musik. faktanya tidak ada bukti sedikitpun nabi dan para sahabat pernah bersenandung dengan alat musik untuk berdakwah

sekarang mari kita lihat dalil-dalil dibawah ini:


Dalil Musik Berdasarkan firman Allah ta'aala

di surah Luqman:6

وَمِنَ النّاسِ مَن يَشتَرى لَهوَ الحَديثِ لِيُضِلَّ عَن سَبيلِ اللَّهِ بِغَيرِ عِلمٍ وَيَتَّخِذَها هُزُوًا ۚ أُولٰئِكَ لَهُم عَذابٌ مُهينٌ

"Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan."


Tafsir kitab tafsir Ibnu Katsir

{ وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشْتَرِي لَهْوَ ٱلْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُواً أُوْلَـٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُّهِينٌ } * { وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَاتُنَا وَلَّىٰ مُسْتَكْبِراً كَأَن لَّمْ يَسْمَعْهَا كَأَنَّ فِيۤ أُذُنَيْهِ وَقْراً فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ }

لما ذكر تعالى حال السعداء، وهم الذين يهتدون بكتاب الله، وينتفعون بسماعه، كما قال تعالى:
{ ٱللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ ٱلْحَدِيثِ كِتَـٰباً مُّتَشَـٰبِهاً مَّثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ ٱلَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ }
[الزمر: ٢٣] الآية، عطف بذكر حال الأشقياء الذين أعرضوا عن الانتفاع بسماع كلام الله، وأقبلوا على استماع المزامير والغناء بالألحان وآلات الطرب؛ كما قال ابن مسعود في قوله تعالى: { وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشْتَرِى لَهْوَ ٱلْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ } قال: هو والله الغناء.

روى ابن جرير: حدثني يونس بن عبد الأعلى قال: أخبرنا ابن وهب، أخبرني يزيد بن يونس عن أبي صخر عن أبي معاوية البجلي عن سعيد بن جبير عن أبي الصهباء البكري: أنه سمع عبد الله بن مسعود وهو يسأل عن هذه الآية: { وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشْتَرِى لَهْوَ ٱلْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ } فقال عبد الله بن مسعود: الغناء والله الذي لا إله إلا هو يرددها ثلاث مرات. حدثنا عمرو بن علي، حدثنا صفوان بن عيسى، أخبرنا حميد الخراط عن عمار عن سعيد بن جبير، عن أبي الصهباء: أنه سأل ابن مسعود عن قول الله: { وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشْتَرِى لَهْوَ ٱلْحَدِيثِ } قال: الغناء، وكذا قال ابن عباس وجابر وعكرمة وسعيد بن جبير ومجاهد ومكحول وعمرو بن شعيب وعلي بن بذيمة.

وقال الحسن البصري: نزلت هذه الآية: { وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشْتَرِى لَهْوَ ٱلْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ } في الغناء والمزامير

Dalam kitab tafsir Ibnu Katsir menafsirkan ayat tsb dengan menukil hadits shahih yang diriwayatkan oleh Abdullah ibnu mas'ud (sahabat nabi) ketika ditanya tentang apa maksud ketika turunnya ayat tsb. Ibnu Mas'ud menjawab, "nyanyian yang disertai musik", dan beliau sampai bersumpah dan mengulanginya tiga kali.  Hal ini juga dijelaskan oleh Ibnu abbas, Jabir, Ikrimah, Sa'id bin jubair, Mujahid, dll berkenaan dengan ayat tsb.

Begitu juga Hasan Bashri menjelaskan tafsir ayat tsb adalah berkenaan dengan nyanyian dan alat musik.


Tafsir kitab tafsir Mujahid

Tafsir Imam Mujahid adalah kitab tafsir terkuno di masa tabi'in.


Dalam tafsir Imam Mujahid diatas menjelaskan tentang larangan pengadaan penyanyi lelaki dan penyanyi wanita. Dan mendengarkan nyanyian mereka adalah perbuatan buruk.


Tafsir kitab tafsir At-Thabari

Imam Thabari  menafsirkan Luqman:6 dengan menukil hadits Rasulullah sbb:

ومعنى قولهِ تعالى { لَهْوَ ٱلْحَدِيثِ } أي باطلُ الحديثِ، هذا قولُ الكلبيِّ ومقاتل، وَقِيِْلَ: المرادُ بلَهْوِ الحديثِ الغناءُ، وعن النبيِّ صلى الله عليه وسلم أنه قال: " لاَ يَحِلُّ تَعْلِيْمُ الْمُغَنِّيَاتِ وَلاَ بَيْعُهُنَّ وَلاَ شِرَاؤُهُنَّ، وَثَمَنُهُنَّ حَرَامٌ، وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بيَدِهِ؛ مَا رَفَعَ رَجُلٌ قًطُّ عَقِيْرَتَهُ يَتَغَنَّى إلاَّ ارْتَدَفَهُ شَيْطَانَانِ يَضْرِبَانِ بأَرْجُلِهِمَا عَلَى ظَهْرِهِ وَصَدْرهِ حَتَّى يَسْكُتَ " ، وهذا قولُ سعيدِ بن جُبير ومجاهد وابنِ مسعودٍ، قالوا: (هُوَ وَاللهِ الْغِنَاءُ، وَاشْتِرَاءُ الْمُغَنِّيَةِ وَالْمُغَنِّي بالْمَالِ).

وقال صلى الله عليه وسلم: " " مَنْ مَلأَ مَسَامِعَهُ مِنْ غِنَاءٍ لَمْ يُؤْذَنْ لَهُ أنْ يَسْمَعَ أصْوَاتَ الرُّوحَانِيِّيْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ " قِيْلَ: وَمَا الرُّوحَانِيُّونَ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: " أهْلُ الْجَنَّةِ " " ، وعن إبراهيمَ النخعيِّ أنه قالَ: (الْغِنَاءُ يُنْبتُ النِّفَاقَ فِي الْقَلْب) وقال مكحولُ: (مَنِ اشْتَرَى جَاريَةً ضَرَّابَةً لِيُمْسِكَهَا لِغِنَائِهَا وَضَرْبها مُقِيْماً عَلَيْهِ حَتَّى يَمُوتَ لَمْ أُصَلِّ عَلَيْهِ).

Makna hadits diatas bahwa Rasulullah mengharamkan jual-beli budak penyanyi, baik lelaki atau perempuan (  الْمُغَنِّيَةِ وَالْمُغَنِّي ), dan buruknya perbuatan seseorang ketika sedang bernyanyi.
Pada baris berikutnya salam tafsir tsb beliau berdalil dengan hadits nabi alahi sholatuwassalam bahwa barangsiapa yang memenuhi telinganya dengan nyanyian, kelak dia di akhirat tidak akan mendengar suara ahli surga.

Dan kitab-kitab tafsir lainnya menafsirkan dengan rujukan sahabat nabi karena mereka yang belajar langsung dari nabi dan lebih faham apa makna sebuah ayat.


ayat lain di Al-isra:64

وَاستَفزِز مَنِ استَطَعتَ مِنهُم بِصَوتِكَ وَأَجلِب عَلَيهِم بِخَيلِكَ وَرَجِلِكَ وَشارِكهُم فِى الأَموٰلِ وَالأَولٰدِ وَعِدهُم ۚ وَما يَعِدُهُمُ الشَّيطٰنُ إِلّا غُرورًا

"Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan "suaramu" (iblis), dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka."

Tafsir ayat diatas dari kitab tafsir Ibnu Ktasir

لما سأل إبليس النظرة، قال الله له: { ٱذْهَبْ } فقد أنظرتك؛ كما قال في الآية الأخرى قال:
{ قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ ٱلْمُنظَرِينَ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْوَقْتِ ٱلْمَعْلُومِ }
[الحجر: ٣٧ ـ ٣٨] ثم أوعده ومن اتبعه من ذرية آدم جهنم { قَالَ ٱذْهَبْ فَمَن تَبِعَكَ مِنْهُمْ فَإِنَّ جَهَنَّمَ جَزَآؤُكُمْ } أي على أعمالكم { جَزَاءً مَّوفُورًا } قال مجاهد: وافراً، وقال قتادة: موفوراً عليكم، لا ينقص لكم منه. وقوله تعالى: { وَٱسْتَفْزِزْ مَنِ ٱسْتَطَعْتَ مِنْهُمْ بِصَوْتِكَ } قيل: هو الغناء. قال مجاهد: باللهو والغناء، أي: استخفهم بذلك

Menurut suatu pendapat, yang dimaksud dengan صَوتِ dalam ayat ini ialah nyanyian.
Mujahid (ahli tafsir di masa tabi'in) mengatakan bahwa yang dimaksud ialah dengan hiburan dan nyanyian yang membuat mereka terbuai dan lupa diri.


Dalil musik berdasarkan Hadits Nabi alaihi sholatu wassalam

No. Hadist: 5161b

وَقَالَ هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ خَالِدٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ، حَدَّثَنَا عَطِيَّةُ بْنُ قَيْسٍ الْكِلاَبِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ غَنْمٍ الأَشْعَرِيُّ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عَامِرٍ ـ أَوْ أَبُو مَالِكٍ ـ الأَشْعَرِيُّ وَاللَّهِ مَا كَذَبَنِي سَمِعَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏ "‏ لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ

Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin ‘Ammar berkata, Shadaqah bin Khalid meriwayatkan kepada kami (kemudian beliau membawakan sanad yang sampai kepada Abu Malik al-Asy’ari Radhiyallahu anhu, bahwasanya beliau mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda); "Akan datang pada umatku beberapa kaum yang menghalalkan zina, sutra, khamr (minuman keras) dan alat musik


 Hadits shahih dari musnad Ahmad #2347 - salah satu kitab hadits yang 9
<Terjemah dari yang digaris merah>...  Sesungguhnya Allah telah mengharamkan khamr, judi dan gendang (musik)

Hadits diatas riwayat Imam abu daud #4279
Dalam sebuah acara walimah orang2 memainkan musik rebana sambil bernyanyi. Lalu Abu wail bangkit dan duduk ihtiba lalu berkata (dari Abdullah) bahwa Rasulullah bersabda, "nyanyi-nyanyian akan menumbuhkan nifaq (kemunafikan) dalam hati"


Hadits ibnu majah #4010
sungguh sebagian umatku akan minum khamr, yg namanya bukan lagi khamr, dan bernyanyi disertai alat musik, dan Allah akan menutupi kehidupan mereka.

Hadits Abu dawud 3200
sesungguhnya nabi Allah melarang khamr, judi dan gendang

Hadits Ibnu Majah 1891
Mujahid pernah bersama Ibnu umar ra. tiba2 ibnu umar mendengar suara gendang, maka ia memasukan kedua jarinya ke telinganya dan menjauh, dia lakukan itu tiga kali. lalu ibnu umar berkata, "demikianlah yang rasulullah lakukan"

Hadits Musnad Ahmad #21275
(terjemah yang bergaris merah) Sesungguhnya Allah mengutusku sebagai rahmatam lil alamin dan petunjuk semesta alam. Dan Tuhanku memerintahku melenyapkan seruling, gambus, gendang dan berhala yang disembah di masa jahiliyah

Ada sebagian orang berhujjah bahwa boleh bermain musik cuma di hari raya berdasarkan hadits dibawah ini

Hadits Shahih Bukhari #3638
Ketika abu bakr mengunjungi Aisyah ra di hari raya, dan nabi berada disampingnya
saat itu di depan mereka ada dua budak hasil tawanan perang bu'ats yang sedang bernyanyi.
Maka abu bakr berkata, "seruling-seruling syetan" beliau mengatakan dua kali, lalu nabi berkata kepada abu bakar "biarkan saja karena ini hari raya", mungkin beliau sekedar menghargai budak tsb, karena dalam hadits shahih bukhari yang lain nabi menutupi kepalanya ketika mereka bernyanyi dan Aisyah menyuruh kedua budak tsb meninggalkan mereka setelah nabi lengah dengan mereka seperti tertera pada hadits dibawah ini



Duf (rebana) memang tidak mutlak haram, tetapi kalau dilihat dari dalil diatas duf seperti suatu alat yang tabu untuk dimainkan, apalagi di zaman nabi tidak pernah nabi atau para sahabat bermain rebana, nash-nash tentang rebana cuma dimainkan oleh anak-anak dan budak-budak wanita di hari  raya dan walimah nikah saja. Tentunya sangat tabu lagi kalau rebana dimainkan didalam masjid, yang bisa diketagorikan haram, seperti yang dilakukan di zaman sekarang di hari maulid dan sebagainya.

hadits berikutnya tentang musik:
Hadits Musnad Ahmad
Ibnu Umar pernah mendengar seruling gembala lalu menutup telinganya dengan kedua jarinya dan mengarahkan hewan tunggannya ke arah lain
Ibnu umarpun berkata, aku pernah melihat rasulullah melakukan hal ini ketika mendengar seruling gembala

Hadits shahih Muslim
ketika Abu sa'id bersama rasulullah, tiba2 datang seorang penyair bernyanyi, maka rasulullah bersabda, tangkap syetan itu. Sesungguhnya perut yang dipenuhi muntah lebih baik dari perut yang dipenuhi syair.


Musnad Ahmad 2347: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan kepadaku" atau beliau mengatakan: "Mengharamkan khamar, judi dan gendang (musik), dan setiap yang memabukkan adalah haram." Sufyan mengatakan; Lalu aku katakan kepada Ali bin Badzimah; "Apakah Al Kubah itu?" dia menjawab; "Thabl (gendang)."

Musnad Ahmad 2494:  Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan khamar, judi dan gendang bagi kalian."

Sunan Tirmidzi 2138: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Akan terjadi pada ummat ini bencana longsor, digantinya rupanya dan angin ribut yang menghempaskan manusia, " bertanyalah seseorang dari kaum muslimin: Wahai Rasulullah, kapan itu terjadi? beliau menjawab: "Apabila bermunculan para wanita penyanyi dan alat alat musik dan orang meminum khamr."

 Hadits diatas riwayat Imam ibnu majah
Amru bin murroh datang kepada nabi dan menyatakan bahwa dia ditimpa musibah dan tidak bisa cari rezeki selain dengan menabuh rebana, dan minta izin kepada nabi agar dia boleh menabuh rebana tapi bukan untuk hal-hal yang munkar.
Maka Rasulullah bersabda, "aku tidak mengizinkanmu, tidak ada kemuliaan, tidak ada kesejukan mata, engkau telah berdusta. Sesungguhnya Allah telah memberimu rezeki yang baik dan halal, kemudian kamu justru memilih rezeki yang Allah haramkan dst....  (hadits yang panjang) intinya rasulullah sangat menentang tindakan Amru bin murroh untuk mencari nafkah melalui musik.


Tampilan diatas dikutip dari kitab hadits Imam nasa'i
Umar bin abdul aziz (cicit Umar bin khattab yang dididik oleh Ibnu Umar, perawi banyak hadits) mengirim surat kepada Umar bin walid
yang sebagian isinya adalah, ".... dan engkau menampakkkan alat musik dan seruling adalah bid'ah dalam islam..."

Hadits diatas dari riwayat Musnad Ahmad
Selesai sebuah peperangan, datang seorang budak wanita (kulit hitam/ras afrika) kepada nabi menyatakan bahwa dia bernazar akan menabuh rebana didepan nabi seandainya nabi pulang dari perang dengan selamat. Maka nabi mengizinkan (beliau sekedar menghargai budak tsb dan budak tsb juga melepas tutup rambutnya). Lalu masuk para sahabat dimulai dengan abu bakar disusul sahabat lainnya, budak tsb tetap bernyanyi dan menabuh rebananya. Namun ketika Umar bin khattab masuk sepontan budak tsb berhenti. menutup rambutnya dan menyembunyikan rebananya. Lalu nabi bersabda, "Sesungguhnya setan lari darimu wahai Umar."


Musnad Ahmad 6260: Rasulullah SHALLALLAHU 'ALAIHI WASALLAM bersabda: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan atas umatku khamer, berjudi, minuman arak, dan al qinnin" Yazid berkata: Al Qinnin ialah Al Barabit (yaitu sejenis alat musik).


Riwayat Abu Daud 4360: "Umar bin khattab melewati Hassan bin tsabit yang waktu itu sedang berada di dalam masjid sambil melantunkan syair, umar kemudian melihat ke arahnya dengan tatapan tidak suka. Hassan lalu berkata, "Aku pernah membaca syair, ketika di sana ada orang yang lebih baik darimu." 

Dari hadits diatas disimpulkan bahwa melantunkan syair saja (tanpa alat musik) Umar sudah membencinya. Karena para sahabat pada saat itu memang sudah memahami bagaimana status musik diantara mereka. Tapi karena cuma bersyair dan pernah dibiarkan nabi, maka Umarpun membiarkan

Bahkan dalam bersya'ir pun ada batasan. Karena nabi pun pernah mencela syair seperti hadits shahih Bukhari berikut ini

Shahih Bukhari 5688: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Perut salah seorang dari kalian penuh dengan nanah itu lebih baik daripada penuh dengan bait-bait sya'ir."

Shahih Muslim 4193: Abu Sa'id Al Khudri dia berkata; "Ketika kami sedang berjalan bersama-sama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di 'Arj, tiba-tiba datang seorang penyair bersenandung. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tangkap setan itu! Sesungguhnya perut orang yang dipenuhi muntah lebih baik daripada perut yang penuh dengan sya'ir (sajak)."

dan masih banyak hadits lain yg redaksinya hampir sama, namun sanadnya berbeda
penulis akan tambahkan kalau sudah menemukan hadits lainnya

Bahkan Imam syafi'ie (imam madzhab panutan di indonesia) juga menyatakan hal yang sama dalam kitabnya (Al-Umm 4/92) sbb:
"Jika al-uud (kayu yang diwasiatkan oleh pewasiat) tidak bisa digunakan kecuali untuk dimainkan (menjadi gitar/gambus) maka wasiatnya batal menurutku. Demikian juga pembicaraan mengenai seluruh jenis seluring (alat musik)"

خَلَفْتُ بِالْعِرَاقِ شَيْئًا أَحْدَثَهُ الزَّناَدِقَةُ يُسَمُّوْنَـهُ التَّـغْبِيْرَ يُشْغِلُوْنَ بِهِ النَّاسَ عَنِ الْقُرْآنِ

Aku tinggalkan di (negeri) Irak sesuatu yang diada-adakan oleh kaum zindiq yang mereka sebut dengan taghbiir. Dengan itu, mereka melalaikan orang-orang dari al-Qur`ân” [Manâqibu asy-Syâfi’i , karya al-Baihaqi 1/173].

Atau dalam riwayat lain, beliau mengatakan:

تَرَكْتُ بَغْدَادَ وَقَدْ أَحْدَثَ الزَّناَدِقَةُ فِيْهَا شَيْئًا يُسَمُّوْنَـهُ السَّمَاعَ

“Aku tinggalkan (kota) Baghdad, sedang orang-orang zindiq (waktu itu) telah mengadakan sesuatu yang baru (dalam agama) yang mereka sebut dengan istilah samâ’ ”

At-taghbir adalah semacam qasidah yang mengajak manusia kepada kezuhudan hidup duniawi. Meski terlihat seperti dakwah (mengajak manusia untuk zuhud) tetapi imam syafiie menilai perbuatan tsb bisa melalaikan dari alquran.... dan terbukti saat ini orang lebih suka mendengar musik-musik "islami" ketimbang mendengarkan alquran, bahkan lebih suka mendengar gambus berbahasa arab meski tidak faham maknanya, ketimbang mendengar alqur'an

Mari kurangi asupan musik di telinga... dan perbanyak mendengarkan alquran
mendengarkan alquran meski tidak faham artinya tetap akan memberi efek positif kepada jiwa.
Contoh kasus banyak terjadi dalam proses ruqyah, manusia yang diganggu jin akan merasa "panas" jika dibacakan ayat alquran dengan baik, meskipun si manusia dan jin tidak faham makna ayat yang dibacakan.... Alquran adalah mukjizat rasulullah, sedangkan musik berasal dari setan. Dan bisa dikatakan "Musik adalah ruqyah syetan"

Jika ingin melihat status alat musik duf (rebana) silahkan kunjungi halaman ini

berikut ini adalah alasan ilmiah yang dipaparkan oleh mualaf amerika, syeikh hamza yusuf (nama asli: Mark Hanson) dari kalangan akademisi San Jose State University tentang dampak kejiwaan yang ditimbulkan dari mendengarkan musik



Rabu, 15 April 2015

Musibah apapun atau sakit adalah penghapus dosa, meski cuma tertusuk duri


 <Shahih Muslim>
dari Aisyah ra, Rasulullah saw bersabda, "tidak ada satupun musibah/cobaan yang menimpa seorang muslim, melainkan dosanya dihapus Allah ta'ala karenanya, meskipun musibah itu cuma tertusuk duri."

Dari konteks  hadits diatas tentunya Allah memiliki takaran setinggi apa level cobaannya dan sebanyak apa dosa yang diampuni. Tentunya dengan cuma tertusuk duri kita tidak bisa berharap seluruh dosa kita terampuni. Meski hal tsb hak mutlak Allah

Dan juga ada pada hadits lain

 <Shahih Bukhari>
Rasulullah saw bersabda "tidaklah muslim yang tertimpa musibah (sakit - krn beliau bersabda ketika sedang sakit), melainkan Allah akan menghapuskan kesalahan2nya"

Perkembangan awal agama Kristen tidak lepas dari dinamika politik, sosial, dan kebudayaan Kekaisaran Romawi.

  Transformasi iman Kristiani dari sebuah gerakan kecil di wilayah Yudea hingga menjadi agama resmi kekaisaran melibatkan interaksi mendalam...